Home > Linux > “TREE” Guna mencetak Pohon direktori

“TREE” Guna mencetak Pohon direktori

Pohon direktori yang dimaksud adalah struktur direktori di dalam media penyimpan. Lalu kenapa bisa jadi pohon? karena kita akan ‘menggambar’ struktur tersebut ke layar komputer seperti bentuk pohon. Memang tidak akan persis pohon seperti pohon jambu atau mangga yang mempunyai akar, batang, cabang, ranting, daun, buah, hingga ulat. Apalagi secara fisik. Tapi cukup untuk memenuhi syarat pohon, ada akar, batang, dan cabang/ranting.

Masih bingung?

Mari kita perhatikan contoh yang sering kita lihat di layar komputer. Jika anda pengguna Windows, coba buka Windows Explorer. Lalu klik menu View -> Explorer Bar -> Folders. Akan muncul di bagian kiri jendela Windows Explorer semacam frame dengan tulisan Folders di bagian kiri-atas–nya dan tanda X di bagian atas-kanan–nya. Di bawahnya ada tumpukan ikon dan tulisan dengan tanda [+] yang akan berubah menjadi [-] ataupun sebaliknya jika diklik. Coba tanda [+] tersebut anda jadikan [-] semua.  kira-kira seperti itulah yang dinamakan pohon direktori.

Jangan khawatir, Di Linux pun bisa. Mari kita ambil contoh di Nautilus (file explorer).  Biasanya secara default nautilus membagi bagian utamanya menjadi dua. Pertama sebelah kanan yang lebih lebar, yang berfungsi untuk menjelajah isi folder. Kedua sebelah kiri untuk berbagai macam informasi. Silahkan tekan tombol drop down di bagian atasnya, lalu pilih Tree. Anda akan melihat pohon direktori media penyimpan anda.

Contoh-contoh di atas menunjukan gambar pohon direktori yang kita dapatkan melaluiGraphical User Interface (GUI)/Antarmuka Pengguna berbasis Grafik (APG). Namun demikian, bukan berarti pohon direktori tersebut hanya bisa diakses melalui APG. Melalui terminal (CLI) pun bisa. Gunakan saja sebuah alat kecil yang bernama “tree”. Untuk menginstalnya, pengguna Ubuntu atau Blankon senjata apt-get atau Synaptic atau terminal, ketik saja :

$ tree /

untuk melihat direktori root sampai ke yang paling dalam. Atau

$ tree /media/data

untuk melihat direktori data sampai ke dalam-dalamnya. Jika anda ingin membatasi kedalaman direktori gunakan saja opsi -L <level-kedalaman>. Berikut hasil cetak yang dihasilkan dengan perintah :

$ tree -L 1 /

/
|-- bin
|-- boot
|-- cdrom -> media/cdrom
|-- dev
|-- etc
|-- home
dan seterusnya

Link-nya pun terlihat tujuannya kemana.

Cukup banyak fitur menarik yang ditawarkan oleh alat yang sederhana ini. Diantaranya :

  1. Tampilan hanya direktori saja
  2. Penelusuran symbolic link
  3. Penggunaan pattern (pola) untuk memilih file yang akan/tidak ditampilkan
  4. Kustomisasi warna-warni tampilan output
  5. Output sebagai HTML
  6. dsb

Fungsinya?

File README (atau sejenisnya yang berformat text-plain) suatu aplikasi ada yang menyertakan pohon tersebut untuk menginformasikan struktur direktori yang digunakannya, menginformasikan letak file konfigurasi, binari, dsb.

Categories: Linux
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: